Aplikasi Hukum Kekekalan Momentum Sudut

1. Peloncat Indah 



     Pada saat peloncat indah hendak melakukan putaran di Udara, ia akan menekuk tubuhnya. Hal ini untuk mengurangi momen inersianya, sehingga kecepatan sudutnya menjadi lebih besar. Pada tahap akhir loncatan, peloncat meluruskan lagi tubuhny, meningkatkan momen inersianya sehingga secara otomatis memperkecil kecepatan sudutnya. Hal ini menyebabkan peloncat dapat masuk kedalam air lebih halus tanpa terdengar suara percikan air yang keras.

2. Penari Balet

     Seorang penari balet akan menarik tangannya ke dekat badannya untuk berputar lebih cepat dan mengembangkan kedua tangannya untuk berputar lebih lambat. Ketika penari menarik kedua tangannya ke dekat badannya, momen inersia sistem berkurang sehingga kecepatan sudut penari makin besar. Sebaliknya ketika kedua tangannya mengembang, inersia sistem meningkat sehingga kecepatan sudut penari makin kecil.

3. Gerak Akrobat



      Seorang pemain akrobat yang melakukan gerak berputar di udara menekuk kedua kakinya sampai berimpit dengan badan. Hal ini mengakibatkan momen inersia badan pemain menjadi lebih kecil. Menurut hukum kekekalan momentum sudut, momentum sebelum dan sesudah peristiwa adalah tetap. Akibatnya dengan mengecilnya momen inersia, kecepatan sudut menjadi lebih besar. Dengan lebi besarnya kecepatan sudut, jumlah putarannya akan menjadi lebih banyak. hal ini mengurangi beban yang harus di tanggung kakinya saat mendarat.
Aplikasi Hukum Kekekalan Momentum Sudut Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Mambaur Roziq Alwi

No comments:

Post a Comment